News Update :

Global News

More news »

Tutorial blogger

More Tutorial »

Informasi Gadget

Lirik lagu lainnya »
Showing posts with label edukasi. Show all posts
Showing posts with label edukasi. Show all posts

Latihan soal soal SNMPTN di masuknegeri.com

JAKARTA  (Pucanglaban News) - Latihan soal soal SNMPTN di masuknegeri.com. Di sini kamu bisa berlatih mengerjakan ribuan soal SNMPTN Ujian Tulis secara intensif dan gratis. Klik saja masuknegeri.com. Situs besutan PT Kreasi Online Indonesia (Suitmedia) ini lahir karena tingginya minat lulusan SMA untuk dapat menembus SNMPTN. Jadi Sahabat jangan pernah cemas karena tidak mengikuti bimbingan belajar (bimbel) menjelang Ujian Tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Ya, Situs masuknegeri.com punya jawabannya.
"Persaingan yang ketat membuat para siswa pun berlomba menyiapkan diri dengan mengikuti bimbel, menghadirkan guru privat, hingga berlatih mengerjakan soal secara mandiri melalui buku-buku kumpulan soal". Ungkap CEO Suitmedia Muhammad Fajrin Rasyid.

Namun, kata Fajrin, hal tersebut tidak bisa diperoleh para siswa di kota kecil atau pun mereka yang berasal dari ekonomi terbatas. "Akses internet sudah menjangkau banyak wilayah dengan biaya terjangkau. Dengan belajar soal-soal SNMPTN yang ada di situs masuknegeri.com, calon mahasiswa bisa merintis kesuksesannya di ujian masuk PTN," kata Fajrin dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jumat (1/6/2012).

Fajrin mengklaim, situsnya memiliki sekitar 10 ribu soal beserta pembahasannya dari setiap mata pelajaran yang diujikan di SNMPTN dan dilengkapi berbagai fasilitas guna mendukung siswa dalam berlatih soal. Dia mencontohkan, sistem ranking berdasarkan poin memacu para siswa pengguna MasukNegeri.com untuk berlomba-lomba mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Siswa juga bisa saling berinteraksi melalui fitur komentar, berkirim pesan, dan mendiskusikan soal-soal yang sudah mereka jawab.

"Saat ini ada sekira 10 ribu siswa yang sudah terdaftar dari berbagai SMA/SMK/sederajat dari seluruh penjuru nusantara," Fajrin mengklaim.

Chief Technology Officer (CTO) Suitmedia Anggriawan berharap, situs tersebut dapat membantu semua siswa SMA dan yang sederajat di Indonesia meraih kesempatan yang sama dalam SNMPTN. "Kami melihat adanya kebutuhan para siswa untuk dapat berlatih soal SNMPTN sebanyak-banyaknya agar bisa sukses masuk ke PTN. Dengan adanya situs masuknegeri.com ini semoga kebutuhan itu bisa terpenuhi," Anggriawan mengimbuhkan.

Dikutip dari: okezone

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Kiat memilih Perguruan Tinggi

Pucanglaban News - Kiat memilih Perguruan Tinggi. Perbedaan kebijakan pemerintah terhadap Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia semakin membuat PTS terpinggirkan. Walaupun jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan jumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN), peminat PTN selalu melonjak.
Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Thomas Suyatno di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, beberapa waktu lalu, berkata, dalam Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT), sedikitnya ada lima prinsip yang dilanggar pemerintah sehingga PTS tetap dipinggirkan. Pelanggaran tersebut dilakukan oleh tiga alasan utama, yakni prinsip etatisme (serba negara), diskriminasi antara PTN dengan PTS, dan pembiayaan pendidikan. Hal itulah yang juga menjadi salah satu penyebab terjadinya krisis kebangsaan di Indonesia.

PTN yang dahulunya digadang-gadangkan sebagai perguruan tinggi yang difasilitasi dan dikelola Negara dengan biaya terjangkau, nyatanya tetap saja mematok biaya tinggi. Alasan biaya dan kualitas semakin memperteguh PTN menjadi superior. Padahal jika kita cermati, biaya PTN dan PTS sudah hampir sama.
Masalah biaya sebenarnya relatif. Jika calon mahasiswa termasuk orang yang cerdas dan dapat masuk PTN melalui jalur PMDK atau jalur SNMPTN, maka biaya kuliah yang akan dikeluarkan lebih murah bila dibandingkan masuk PTN dengan jalur Ujian Mandiri. Kebanyakan kampus akan meluluskan siswa ujian mandiri yang mematok uang pangkal terbesar. Permainan uang seperti itulah yang sejak lama dilakukan. Calon mahasiswa yang berduit tentu akan meletakkan uang pangkal yang besar untuk menyingkirkan pesaing lainnya.

Dari banyaknya peminat, tidak perlu diragukan lagi bahwa PTN lebih unggul dari PTS. Segala macam jalur penerimaan mahasiswa baru yang selalu ramai tiap tahunnya merupakan bukti nyata bahwa PTN tetap menjadi idaman bagi para penerus pendidikan. Untuk pilihan jurusan, PTS lebih unggul karena PTS mempunyai beragam jurusan yang menarik dibandingkan dengan PTN yang monoton, hanya itu saja. Misalnya Universitas Bina Nusantara, salah satu universitas swasta Indonesia yang berlokasi di Jakarta. PTS tersebut mempunyai jurusan Desain Komunikasi Visual yang jarang dimiliki PTN.

Sementara, kuliah di PTN memberi prestise tersendiri. Kebanggaan dengan almamater kampus negeri pasti dirasakan setiap orang yang telah berhasil lolos dari persaingan ketat jalur SNMPTN. Padahal jika ditinjau dari output, lulusan yang dihasilkan PTN dan PTS pun tidak selalu diunggulkan oleh PTN. Dilihat dari segi kurikulum,  semuanya mengacu pada kurikulum nasional.

Melanjutkan studi ke PTN maupun PTS merupakan pilihan masing-masing individu. Dari segi kualitas, PTS pun tak kalah jauh dari PTN. Bahkan visi keduanya sama-sama mencerdaskan kehidupan bangsa. Tergantung bagaimana mahasiswa tersebut menekuni bidang ilmunya.

Untuk memilih perguruan tinggi yang tepat dan sesuai keinginan, hal utama yang dapat kita lakukan adalah mencari informasi selengkap mungkin mengenai kampus tersebut. Apalagi di era digital dan teknologi yang semakin maju, mencari informasi apa pun semakin mudah layaknya membalikkan telapak tangan. Tinggal klik, semua yang kita butuhkan secepat kilat akan tersedia. Salah satu situs yang memuat secara lengkap tentang  daftar perguruan tinggi dapat dilihat di situs wikipedia maupun situs-situs lain. Cara ini lebih efektif dan efisien tanpa harus mendatangi satu persatu kampus idaman.

Ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan. Pertama, ketahui minat dan bakat kita, hal ini kita gunakan untuk menentukan program studi apa yang akan kita pilih. Jika sesuai keinginan, tentu akan mempermudah kita dalam belajar, dan yang terpenting lagi kita akan terpacu untuk segera menyelesaikan studi.

Kedua, pilih kampus yang sesuai dengan bujet orangtua kita. Artinya kita harus pintar-pintar mengalkulasi biaya apa saja yang kita butuhkan saat kuliah nanti. Mulai dari biaya pendidikan di kampus yang terdiri dari biaya pendaftaran, biaya pengembangan gedung, SPP, praktikum, fotokopi maupun beli buku. Jika jarak rumah dan kampus terlalu jauh, kita juga harus pandai menghitung biaya hidup sehari-hari di kos.

Ketiga, status akreditasi.  Status ini diberikan untuk program studi yang diselenggarakan, bukan untuk keseluruhan jurusan pada suatu perguruan tinggi. Status akreditasi ini menentukan kemandirian suatu program studi dalam melaksanakan proses belajar-mengajar dan kurikulum yang digunakan. Jika status akreditasi sudah sangat baik, tentu kualitas pendidikannya tak perlu diragukan lagi.

Terakhir, yang tak kalah penting yaitu prospek. Tidak semua program studi dalam perguruan tinggi menjanjikan prospek pekerjaan setelah lulus nanti. Ada sebagian perguruan tinggi yang memang mempunyai jaringan banyak. Bekerjasama dengan instansi lain untuk mengantarkan mahasiswanya ke dunia kerja. Setidaknya, tidak menjadi pendonor utama penyumbang jumlah pengangguran terdidik yang selalu meningkat tiap tahunnya.

Perlu kita akui, tujuan kita melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi. Selain untuk belajar, juga untuk memudahkan kita memasuki dunia kerja. Jadi, mengapa kita tidak mempersiapkan masa depan sematang mungkin?

Demikian tadi artikel tentang  Kiat memilih Perguruan Tinggi. Dan Semoga bermanfa'at untuk Sahabat Pucanglaban.

Dikutip dari:okezone

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Siswa SD Kediri juara pertandingan Robot Iinternasional

Kediri (pucanglaban News) - Siswa SD Kediri juara pertandingan Robot Iinternasional. Pada kompetisi robot di ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) di Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 22-27 Mei lalu, secara tidak terduga, Tim Robot Rahmat dari Sekolah Dasar (SD) Plus Rahmat Kediri, Jawa Timur keluar sebagai juara.
 

Bambang Dwi Setiawan, Guru pembimbing tim robot sekolah tersebut, pada Rabu mengatakan bahwa dari sembilan kategori yang dipertandingkan tim sekolahnya mengikuti kompetisi pada lima kategori dan menang pada tiga kategori.

Menurut dia, tim berhasil meraih gelar juara pada kompetisi Robot Run, Indoor Aero Robot, dan Robot Transporter.

"Kami akan mengikuti kompetisi selanjutnya. Saat ini, kami juga sedang siapkan," kata pengajar ilmu komputer itu.

Salah satu anggota tim robot, Damarjati Bagus Satrio, mengaku sempat grogi melihat kecanggihan alat yang digunakan para pesaing.

"Alat mereka lebih canggih. Mereka juga berpengalaman, sedangkan kami masih baru. Kami sempat grogi," kata dia.


Dikutip dari: ANTARA

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Kepala Sekolah diancam sanksi bila berani menahan ijazah siswa

JAKARTA, KOMPAS.com Kepala Sekolah diancam sanksi bila berani menahan ijazah siswa.  "Saya bersyukur hasil tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Saya juga secara resmi menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan beserta seluruh jajarannya agar tidak menahan ijazah siswa SMA dan SMK Negeri di Jakarta karena alasan uang atau apa pun juga," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Jakarta, Sabtu (26/5/2012), pascapengumuman hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA

Bukan rahasia lagi sekolah kerap menahan ijazah siswa jika masih ada tunggakan iuran sekolah. Akibatnya, siswa yang ingin melanjutkan pendidikan pun terhambat. Melihat fenomena ini, Foke menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada sekolah yang menahan dengan alasan apa pun."Ijazah ini harus segera diberikan pada yang lulus. Jangan ditahan-tahan. Itu kan nanti mau digunakan untuk meneruskan pendidikan," jelas Foke.
Foke mengungkapkan akan ada sanksi bagi pihak sekolah yang menahan ijazah seorang siswa yang lulus atas dasar alasan apa pun. Hal ini berlaku juga untuk siswa SMP dan SD.
"Kalau itu sampai terjadi, maka akan dikenakan sanksi berat, yaitu sanksi administratif. Saya kira komitmen ini juga berlaku bagi tingkat SD dan SMP," ungkap Foke.
"Jangan sampai terjadi dan menjadi kasus yang memalukan bagi dunia pendidikan di Jakarta. Saya minta seluruh kepala sekolah memenuhi instruksi saya, kalau tidak, saya kenakan sanksi administratif paling berat," tandasnya.

Dikutip dari: kompas.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Hasil UN 2012 uang tunggakan sekolah jangan dikaitkan dengan ijazah

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil UN 2012 uang tunggakan sekolah jangan dikaitkan dengan ijazah. Oleh karena siswa sudah melaksanakan kewajibannya menyelesaikan proses belajar-mengajar di sekolah, Pemerintah harus meminta sekolah supaya tidak menahan ijazah siswa yang sudah lulus.
Direktur Lembaga Advokasi Pendidikan Jakarta Amir Hamzah, Jumat (4/5/2012) di Jakarta, berkata "Jangan pemberian ijazah dikaitkan dengan soal tunggakan uang sekolah. Ijazah itu hak anak,"
Secara terpisah, Akib Ibrahim, Kepala SMK Negeri 1 Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengemukakan bahwa untuk tahun 2011 di sekolahnya masih ada 214 ijazah yang masih tertahan. Karena itu, sekolah berusaha untuk menghubungi keluarga siswa agar bisa dicari solusi soal ijazah yang tertahan.
"Sebenarnya sekolah tidak menahan ijazah. Tetapi umumnya siswa yang memiliki masalah pembayaran atau menunggak pembayaran, tidak datang ke sekolah untuk mengambil ijazah," tutur Akib.
Menurut Akib, asal orangtua siswa mempunyai niat baik untuk berkomunikasi dengan sekolah, solusi untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran uang sekolah bisa dibahas sesuai kemampuan orangtua. Meskipun ijazah asli masih di sekolah, namun siswa yang membutuhkan copy ijazah untuk kebutuhan kerja tetap diberikan.
"Jika memang orangtua siswa tidak mampu sama sekali, sekolah bersedia membantu, ujar Akib.

Dikutip dari: kompas.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Sekolah tidak berhak menahan ijazah siswa

Jakarta (Pucanglaban News) - Sekolah tidak berhak menahan ijazah siswa. Semua siswa dijamin akan mendapatkan ijazahnya setelah lulus Ujian Nasional (UN). Kalaupun seandainya ada tunggakan sekolah yang menghambat siswa mendapatkan ijazahnya, maka Kemdikbud bersama dinas pendidikan provinsi siap ambil bagian menyelesaikan hambatan tersebut. Demikian yang dinyatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Pihaknya akan merespon setiap informasi yang diterima mengenai sulitnya siswa mendapatkan ijazahnya karena masih memiliki tunggakan. Demikian yang dinyatakan oleh Mendikbud Mohammad Nuh.
"Sekolah tidak berhak menahan ijazah siswanya, karena ijazah sama dengan paspor dan KTP," kata Nuh, di gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (4/5/2012).
Dijelaskannya, umumnya sekolah merasa berhak menahan ijazah siswanya lantaran mereka belum memenuhi sejumlah sumbangan pendidikan. Atas dasar itu, ia mengimbau agar dinas pendidikan provinsi membantu siswa mendapatkan ijazahnya dengan cara menyelesaikan tunggakan tersebut.
Nuh juga meminta agar sekolah dapat menjelaskan perihal tunggakan para siswanya. Karena menurutnya, mayoritas sumbangan yang dibebankan kepada siswa adalah untuk peningkatan sarana dan prasarana.
"Dinas kita dorong untuk menyelesaikan itu. Sekolah perlu uang itu untuk apa, jika untuk keperluan meningkatkan sarana dan prasarana maka akan kita bantu, sekaligus dapat membebaskan tunggakan para siswa," pungkasnya.
Sedangkan untuk sekolah swasta, ia juga menekankan hal senada. Baginya, hukuman sosial akan menimpa semua sekolah jika kedapatan menahan ijazah karena siswa yang bersangkutan belum melunasi sejumlah tunggakan.
"Kalau seandainya ijazah itu ditahan, dan dibagikan terus untungnya apa buat sekolah. Tak hanya negeri, sekolah swasta harusnya malu jika menahan ijazah siswa yang tidak mampu," ujarnya.

Dikutip dari: kompas.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Hasil UN 2012 kabupaten Malang, Untuk kuliah di AmRik, lulusan terbaik hutang Rp1,5 juta



 
MALANG, Pucanglaban.comHasil UN 2012 kabupaten Malang. Untuk kuliah di AmRik, lulusan terbaik hutang Rp1,5 juta. Hasil UN 2012 kabupaten Malang, Dikarenakan dia sudah diterima di Texas Tech University di Amerika jurusan Teknik Industri, remaja kalem ini tidak mengharapkan nilai tinggi saat pengumuman hasil ujian nasional, Jumat (25/5/2012).
”Apa benar? Saya, kok, tidak percaya dengan informasi ini,” katanya ketika Surya menemuinya di asrama SMA Negeri 10 Malang Sampoerna Academy di Jalan Raya Tlogowaru, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, kemarin.Namun, ketika Dinas Pendidikan Kota Malang menyebut namanya sebagai peraih nilai ujian nasional (UN) tertinggi se-Kota Malang, Angga Khoirul Imam (18) tak bisa menyembunyikan kegembiraannya itu.

Setelah diyakinkan berulang kali, akhirnya dia benar-benar yakin apabila dialah peraih nilai UN tertinggi di kotanya tahun ini. Sesaat dia termenung dan mengucapkan kalimat syukur berulang kali atas prestasi yang tidak pernah diharapkannya itu. ”Nilai berapa pun asalkan saya lulus dan bisa secepatnya kuliah. Saya sudah diterima di salah satu kampus di Amerika jadi nilai UN tidak begitu menjadi perioritas saya,” ujarnya sedikit malu.
Angga meraih nilai UN 57,65 atau rata-rata-rata 9,60. Selain unggul di program IPA, nilai Angga juga jauh lebih tinggi dari siswa di program IPS dan Bahasa.

Dia tidak memiliki trik khusus selama persiapan UN dulu. Dia belajar seperti teman-teman lainnya, bahkan dia mengaku tidak serajin teman lainnya. ”Saya kadang jenuh belajar, saya tinggal main game di laptop,” ungkapnya.

Angga lalu bercerita banyak tentang dirinya dan keluarganya. Juga tentang perjalanannya diterima di Texas Tech University. Keputusan kuliah di Texas Tech University merupakan keputusan terbesar yang pernah diambil anak kedua dari tiga bersaudara ini. ”Itu bukan beasiswa, lho. Sampoerna Academy memberi pinjaman dana hingga kuliah saya selesai dan pinjaman itu harus saya ganti setelah saya kerja nanti,” ujarnya.

Jumlah dana yang dia pinjam untuk kuliah di Texas Tech University itu cukup besar. Hingga lulus, Angga memperkirakan akan berutang Rp 1,5 miliar. ”Awalnya saya juga ragu bagaimana cara mengembalikan itu nanti. Namun, Sampoerna Academy sudah seperti keluarga. Cicilannya sekitar 20 persen dari gaji setelah saya bekerja nanti,” tutur penggemar buku-buku agama itu.
Bagi anak seusianya, memiliki pinjaman sebesar itu pasti menjadi beban tersendiri. Begitu pula yang dirasakan Angga. Dalam pikirannya, kadang tebersit ketakutan apabila tidak bisa membayar pinjaman itu. ”Bukan hanya saya yang punya pinjaman itu, ada 13 teman saya juga. Jadi, ada temannya dan justru memotivasi saya untuk belajar dan bekerja keras di sana (Texas),” ungkapnya.
Saat ini, semuanya sudah disiapkan untuk berangkat ke Texas, termasuk paspor dan perlangkapan lainnya seperti buku-buku agama dan buku-buku pengetahuan lain. Setelah lulus nanti, dia berencana mencari kerja di Texas agar utangnya segera terbayarkan. ”Kalau bekerja di Indonesia, gaji sedikit. Tapi kalau kerja di luar negeri, kemungkinan gaji saya lebih banyak dan cepat untuk membayar utang,” harapnya.

Yuli Winarti (45), ibu Angga, merasa terharu dengan keputusan anaknya kuliah di Negeri Paman Sam itu. Bagaimana tidak, dia dan Angga bakal tidak bertemu selama empat tahun. ”Tapi saya sangat mendukung dia, apa pun keputusannya. Untuk berkomunikasi, teknologi sudah sangat canggih, bisa via internet,” ujar guru SDN Nggedok Wetan itu.

Sebelum Yuli tahu Angga meraih nilai UN tertinggi, dia sudah yakin apabila prestasi anaknya bakal cemerlang tahun ini. ”Meski saya tidak omongkan ke Angga, saya sudah yakin dia bakal sangat berprestasi,” ungkapnya.

Karena itu, ketika Angga menghubunginya menyampaikan kabar gembira ini, Yuli hanya senyum-senyum. ”Saya sudah menduga itu. Setiap hari saya memang memanjatkan doa untuk prestasinya itu,” kata istri Kasmudji, yang bekerja sebagai karyawan di PT Pindad itu.

Di mata Yuli, Angga merupakan anak penurut, selalu menjalankan ibadah, tidak macam-macam, dan rajin. Kepergian Angga ke AS tentu membuat Yuli dan keluarganya sedih. Namun, Yuli sadar dia harus menghapus rasa khawatir dan sedih demi masa depan anaknya itu. ”Pasti sedih. Tapi semua itu harus dihilangkan demi masa depannya. Toh, ini adalah kesempatan emas yang tidak semua anak bisa meraihnya,” kata wanita yang tinggal di Jalan Mentaranman RT 02 RW 07 Talok Turen itu.

Dikutip dari: kompas.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Hasil UN 2012 SMAN 3 Semarang lulus 100 persen

ilustrasi
Semarang (Pucanglaban News) - Hasil UN 2012 SMAN 3 Semarang lulus 100 persen. Seletah dinyatakan lulus 100%, 484 siswa kelas XII SMAN 3 Semarang ini mewujudkan rasa syukur dengan sujud syukur, membagi-bagikan nasi bungkus dan berkonvoi sepeda mengelilingi kota Semarang.

Ratusan siswa tersebut sebelum pukul 14.00 WIB, Sabtu 926/5/2012), Berkumpul di lapangan sekolah tempat pengumuman hasil UN akan dipampang di sebuah papan tulis. Mereka bersorak riang setelah mengetahui seluruh kelulusan di sekolahnya mencapai 100%

"Kami sudah kumpul dari tadi jam 09.00, lalu jam 11.00 kita membagikan nasi bungkus yang sudah disiapkan oleh masing-masing kelas," kata Redondo Asprilla Nugroho selaku panitia aksi.

Setelah melakukan sujud syukur, ratusan murid tersebut mengambil sepeda yang sudah mereka bawa dari rumah lalu memulai konvoi. Tidak hanya konvoi, mereka juga sudah menyiapkan 120 tangkai mawar merah dan putih untuk dibagikan kepada pengguna jalan dan siswa SMA lain.

"Kami memutari jalan Pandanaran, Tri Lomba Juang, Taman KB, Gubernuran, lalu memutar satu kali di Simpang Lima setelah itu kembali ke SMAN 3 melewati jalan Gajahmada," ungkap Redondo.

Aksi bersepeda mereka juga disambut ratusan sisa SMA lainnya yang berkonvoi menggunakan motor. Mereka bersalaman bahkan berfoto bersama di depan SMKN 4 Semarang, jalan Tri Lomba Juang.

"Kami memilih menggunakan sepeda karena ramah lingkungan dan beda dari yang lain," imbuh Redondo.

Sementara itu, kepala sekolah SMAN 3 Semarang, Heri Waluyo mengatakan pihaknya tidak mengetahui akan ada aksi dari para siswanya. Meski demikian ia mendukung aksi tersebut selama masih berdifat positif.

"Baru tahu tadi pagi karena banyak sepeda yang diparkir. Ini inisiatif mereka sendiri, kami jelas mendukungnya selama masih bermanfaat," kata Kepsek.

"Sebenarnya saya juga ingin ikut, tapi tidak membawa sepeda," imbuhnya sambil tersenyum.

Dikutip dari:Detik.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Hasil Un 2012 Jatim terbaik, Jakarta 207 siswa tidak lulus

Jakarta (Pucanglaban News) - Hasil UN 2012 Jatim terbaik, Jakarta 207 siswa tidak lulus. Berdasarkan data yang dirilis Kemendikbud pada Kamis (24/5/2012), Jatim adalah provinsi dengan tingkat kelulusan terbaik. Jatim adalah provinsi terbaik karena mencatat persentase ketidaklulusan paling sedikit. Dari 210.586 siswa SMA, yang tidak lulus 256 orang, atau persentasenya adalah 0,07 persen. Bagaimana DKI Jakarta? Jakarta berada di urutan 13 tingkat kelulusan terbaik dari 33 provinsi di Indonesia. Persentase tidak lulus siswa SMA di DKI tercatat 0,38 persen. Artinya 207 dari 54.615 siswa tidak lulus SMA tahun ini. Pengumuman kelulusan siswa SMA memang baru akan diumumkan pada Sabtu (26/5) lusa. Namun Kemendikbud sudah mengantongi data kelulusan SMA tahun 2012 ini.

Provinsi-provinsi terbaik yang mencatat persentase ketidaklulusan paling sedikit setelah Jatim berturut-turut adalah Sulawesi Utara (0,09 persen), Bali (0,10 persen), Jawa Barat (0,10 persen), dan Sumatera Utara (0,12 persen).

Sedangkan provinsi yang mencatat persentase ketidaklulusan siswa SMA terbanyak adalah NTT (5,50 persen), Gorontalo (4,24 persen), Papua Barat (2,42 persen), dan Kalimantan Barat (1,49 persen).

Kelulusan peserta didik SMA/MA ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). NA diperoleh dari penjumlahan 60 persen nilai ujian nasional dan 40 persen nilai sekolah/madrasah. Peserta didik SMA/MA dinyatakan lulus jika nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,0.

Dikutip dari: Detik News

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

Peserta UN SMA lulus 99 persen

JAKARTA, (Pucanglaban News) - Peserta UN SMA lulus 99 persen. Angka kelulusan ujian nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2012 mencapai 99, 50 persen. Demikian dinyatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Pengumuman kelulusan tiap siswa sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada hari Sabtu 26 Mei 2012.
Dalam paparannya, Mendikbud, Mohammad Nuh menjelaskan, peserta UN SMA tahun ini mencapai 1.524.704 siswa. Akan tetapi karena berbagai hal, sedikitnya ada 7.345 siswa yang tidak mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, kata dia, tercatat 1.517.125 (99,50 persen) siswa SMA dinyatakan lulus UN. Sedangkan 7.579 siswa SMA lainnya tidak lulus pada UN tahun ini.
"Data ini kami sampaikan agar segera dipublikasikan kepada masyarakat," kata Nuh, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Dikutip dari: kompas.com

pucanglaban.com informatif, kompetitif dan kreatif bersama berbagi ilmu dan pengetahuan.
posted by:

motor

rubrik motor lainnya »

Mutiara kata

Mutiara kata lainnya »
 

© Copyright Pucanglaban News 2010 -2011 | Edit by Tim Pucanglaban News | Published by Pucanglaban News .